18 November 2008

Matahariku Matahari

oleh: Satrya


Aku jatuh hati pada Bulan
Yang tak pernah kulihat rupanya
Aku adalah Matahari

Aku jatuh hati pada Bulan
Kuberikan sinar untuk meneranginya
Aku adalah Matahari

Aku jatuh hati pada Bulan
Berbagi memori bersamanya
Aku adalah Matahari

Aku jatuh hati pada Bulan
Kubiarkan teman kecilku berkeliling menjaganya
Aku adalah Matahari

Namun, saat aku bertatapan dengan Bulan
Cahayaku justru lenyap
Hilang dirampasnya
Semua menjadi hitam
Tak tampak sesosok pun

Aku ragu, rasa ini ‘kan berbalas
Bulan seperti acuh
Tak tahu keberadaanku
Sombong betul!
Padahal aku di sini menunggu

Aku adalah Matahari
Yang jatuh hati pada Bulan
Yang terus bersembunyi dariku

Aku adalah Matahari
Yang jatuh hati pada Bulan
Yang selalu melenyapkan anganku

Kubiarkan Bulan mencuri mahkotaku,
dan memamerkannya pada Bumi
Kubiarkan manusia memujanya,
dan menghujatku karena hangatku
Kubiarkan ia mendongakkan kepalanya,
dan tak mengakui keberadaanku

Aku tetaplah Matahari
Yang jatuh hati pada Bulan
Aku mencintai Bulan
Walaupun ia mungkin tidak tahu
Bulan adalah Matahariku

4 komentar:

  1. hell yeah,dont be desperado,

    matahari pasti menemui bulan dalam siklus hidupnya,,dan bulan juga menanti waktu bersama matahari yg cuma sesaat itu...

    be happy u have that much love

    BalasHapus
  2. ya, sudah kusebutkan:

    saat Aku bertatapan dengan Bulan...,
    ...saat itu menjadi hitam,
    tak tampak sesosok pun...

    kalau kamu masih meragu dalam pikiranmu,
    kan kautemukan jawabnya di dalam gelap

    karena saat Aku bertemu dengan Bulan
    matamu pun enggan menatapKu...

    BalasHapus
  3. ummm. satryaaaa..
    pinter ilmu alam ya??
    hehehe
    kpikiran bgd buat masukin proses terjadinya gerhana dengan bahasa puitis. hihihi..

    BalasHapus
  4. karena aku adalah Matahari
    yang mencintai Bulan
    dengan sepenuh hati
    tanpa pernah bisa bersamanya...

    BalasHapus