oleh: kopi biasa
Meringkuk aku di ujung separator
Di bawah lampu jalan warna kuning
Ini siang atau malam ya?
Bagiku sama saja...
Semua orang menghindar saat melihatku,
Sebagian tertawa terkikik
Sebagian melempariku batu
Tapi paling sering mengerenyit
Jijik! katanya...
Kadang aku berpikir sampai-sampai tak bisa menahan tawa
Seperti orang gila saja
mengapa mereka mengingkari hatinya sendiri?
Aku tau mereka iri
Hanya malu-malu mengakui...
Pasti tidak ada yg berani tidur-tiduran di separator jalan seperti aku...
Apalagi dalam keadaan jujur pada tubuhku sendiri..
tanpa ditutup-tutupi...
Hahahaha
Aku yakin kamu iri!!!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
aku suka kata separator (terus?)
BalasHapus