oleh: Kucing Liar
Seorang lelaki datang dan berteriak lantang
Berdiri di atas dua kaki, mengepalkan tangan tinggi-tinggi
Hati telah menetapkan jalan, raga siap menghantam lawan
Menerobos dengan berani apapun yang menghalangi mimpi
Lelaki lain datang mengunjungi, apa yang membuatnya sakit hati
Hati merendah, persetan dengan semua fitnah
Tidak ada sepeser imbalan, untuk kewajiban yang tidak harus dilakukan
Hanya niat yang tulus, demi kebaikan para penerus
Lelaki lain lagi pergi, meninggalkan tanah yang dicintai
Nyawa diujung tanduk, bayaran atas perlawanan yang berkecamuk
Berlayar dari Ranah Minang, merelakan buah cinta tersayang
Karena tahu dengan pasti, cinta tidak pernah memiliki
Lelaki terakhir, berdamai dengan takdir
Mata tidak pernah mengalirkan air, senyum tidak pernah terhapus dari bibir
Cobaan datang untuk melumat, tangan menyambut dengan hangat
Baginya orang-orang yang berharga, tidak boleh ikut menderita
Lelaki pecundang, hidup di antara empat pejuang
Dua diantaranya mengalir dalam raga, dua sisanya berperang di depan mata
Lelaki menyedihkan di tengah segala kenyamanan
Tidak pernah percaya, dirinya cukup kuat untuk menghadapi dunia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
selamat datang kucing liar:)
BalasHapusMarhaban Bik...
BalasHapusKunjungi:
http://prankstermcpuss.blogspot.com/