Tampilkan postingan dengan label dinding. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dinding. Tampilkan semua postingan

26 November 2008

Putih

oleh: Dinding



.
















maafkan aku putih,


menitikkan noda di helaimu
tapi aku penasaran
manusiawi bukan?
maaf noda ini semakin banyak
tapi maksudku ingin menjelaskan
agar tidak ada salah paham
nampaknya aku sudah keterlaluan
tapi yang penting kamu tahu
aku hitam
bisa tampak jelas karenamu


terimakasih putih.

21 November 2008

Aku Purnama

oleh : Dinding


Aku purnama

Bagian dari serpihan hatimu,
Matahari

Bagian dari memori indahmu,
Matahari

Bagian dari yang kau bilang mengambil sinarmu,
Matahari

Bagian dari yang kau jaga,
Matahari

Saat kau tatap aku
Bukan ku tak acuh,
Bukan ku tak tahu ada mu,

Tapi aku ingin
Melindungi dia
Menutup mata dia
Sekali saja
Darimu

Kau boleh membenci aku,
Aku pun membencimu matahari !
Karena kaulah yang dia pinta,
Bukan aku !
Mungkin ini egoku,
Tapi aku kasih padanya

Mahkotamu tak pernah kucuri
Aku tak pernah pantas memakainya !
Hanya saja,
Kupinjam setitik cahayamu pada malam hari
Untuk dia

Aku tak pernah dipuja sepertimu!
Menjadi tuhan atau dewa
Adapun yang memujaku
Hanya untuk merayu

Hangatmu membelai dia,
Aku takkan bisa !
Cerahmu menyinarinya,
Aku takkan mampu !

Pernah kudongkakkan kepalaku?
Sebagai sahaya yang tak berdaya!

Aku bukanlah untukmu
Matahari
Kau tak butuh aku !

Aku ada untuknya,
Bukan bumi,
Tapi dia, dia yang membutuhkanku
Karena aku ada
Ketika dia butuh
Dan aku ada
Untuk melindunginya
Slalu.

16 November 2008

Purnama

oleh: Dinding


Matahari telah menghilang ditelan sang barat
kelabu gelap merayap selimuti langkahmu
bersama malam kau lihat Aku datang
dan juga Bintang-Bintang bersamaku
meski tak panas menghangatkan layaknya Matahari
Aku buatmu nyaman dalam sejuk
walau tak secerah sinar Matahari
Aku mencoba menerangi langkahmu dalam gelap
adapun Ku tak sebesar semegah Matahari
Aku kan buatmu aman dari malam